Budidaya Ikan Nila

Nila merupakan salah satu jenis ikan air tawar yang sering dibudidayakan oleh masyarakat. Budidaya ikan nila juga tidak terlalu ribet, asalkan Anda tahu tekniknya. Ada beberapa cara budidaya yang bisa Anda terapkan pada ikan lele, bisa menggunakan terpal, kolam semen ataupun yang lainnya. Sebelum melakukan budidaya, sebaiknya Anda belajar terlebih dahulu kepada ahlinya tau mencari informasi yang akurat tentang tata cara budidaya. Untuk mendapatkan hasil yang maksimal, maka pekerjaan budidaya juga harus maksimal.

Ada beberapa hal penting yang harus diperhatikan untuk memulai budidaya nila. Hal-hal tersebut diantaranya lokasi, pembuatan kolam, pemilihan bibit, penyebaran benih, perawatan, dan panen. Lokasi budidaya nila juga harus dipilih yang paling strategis, dekat dengan sumber air dan mendapatkan penyinaran yang cukup.

Harga Ikan Nila

Jika bicara tentang harga ikan nila, akan ada banyak referensi atau variasi harga yang bisa Anda peroleh. Harga ini juga dipengaruhi oleh ketersediaan ikan nila di pasaran. Apabila ikan nila di pasaran stoknya sedikit, maka harga akan mahal. SedangkanĀ  apabila stok ikan nila dipasar atau sedang panen, maka harganya pun relatif murah. Harga yang diberikan pada memang tidak stabil karena disesuaikan dengan beberapa kondisi yang dapat mempengaruhi hal tersebut.

Selain itu, harga juga dipengaruhi oleh permintaan dari konsumen. Seperti contoh pada hari-hari besar seperti lebaran dan sebagainya, jumlah permintaan ikan nila mengalami peningkatan, hal ini akan sangat berpengaruh pada harga ikan itu sendiri. Kisaran harga normal untuk ikan nila kurang lebih antara Rp20.000 sampai Rp25.000 per kilonya. Untuk informasi harga ikan, bisa anda temukan di https://is.gd/oocyBH

Bibit Ikan Nila

Untuk mendapatkan hasil panen ikan nila yang berkualitas, tentu membutuhkan bibit yang juga berkualitas. Bibit ikan nila yang berkualitas mempunyai beberapa kriteria yang harus Anda ketahui. Cara memilih bibit unggul pada ikan nila salah satunya yaitu memilih bibit yang tahan terhadap penyakit. Meskipun ikan nila jarang sekali terkena penyakit atau bisa dibilang tahan terhadap penyakit, akan tetapi terkadang jika terjadi cuaca yang ekstrim, penyakit bisa saja hinggap pada ikan nila. Oleh sebab itu, pemilihan bibit yang tahan terhadap penyakit sangat diharuskan. Selain itu, kualitas dari segi fisik bibit nila juga harus diperhatikan. Jika dari segi fisik bibit nila bagus, maka pemeliharaan akan lebih aman untuk menghasilkan ikan nila yang berkualitas. Harga umumnya berada pada angka Rp250 sampai Rp300 saja.

Pertumbuhan Ikan Nila

Salah satu jenis ikan yang sangat mudah untuk dilakukan pembudidayaan adalah nila. Mengapa demikian? Hal ini disebabkan karena nila sangat mudah dalam hal pakan. Pakan nila bisa berasal dari apa saja karena ikan ini tergolong jenis hewan omnivora yaitu pemakan segala. Kondisi tersebut menyebabkan pertumbuhan ikan nila akan semakin cepat. Untuk mempercepat masa pertumbuhan, sebaiknya saat nila masih berupa benih berikan makanannya berupa zooplankton.

Ikan nila juga bisa memakan lumut, alga ataupun tumbuhan yang ada disekitar kolam. Barulah saat ikan nila sudah mulai dewasa atau berukuran besar, Anda bisa memberikan makan berupa pelet atau sentrat. Tumbuhan lain seperti daun talas dan daun pepaya juga bisa dijadikan sebagai makanan.

Leave a comment

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *