Trump Effect

Dampak Ekonomi sejak terpilihnya Donald Trump - Sejak terpilihnya Donald J. Trump sebagai Presiden US yang ke 45, global uncertainty semakin meningkat yang mengakibatkan investor cenderung beralih ke posisi risk-off.
Dampak Ekonomi sejak terpilihnya Donald Trump
The MSCI Emerging Markets Index yang menghitung rata-rata pergerakan currencies di Negara-negara emerging markets (MXEFOCXO) tercatat telah terdepresiasi sebesar 2.15% sejak terpilihnya Trump sebagai Presiden (11/09) seiring meningkatnya resiko terhadap aset-aset yang memberikan return tinggi (risk assets).

Sebelumnya market memprediksi bahwa Trump akan menekan The Fed untuk tidak menaikkan tingkat suku bunga acuan dalam waktu dekat yang ternyata bertolak belakang dengan pernyataan Trump setelah terpilih menjadi Presiden, Trump menyatakan akan mendukung Fed untuk menaikkan tingkat suku bunga acuan.

Trump yang ingin memperbesar infrastructure spending hingga $500bio diprediksi akan merangsang pertumbuhan inflasi yang akan di respon dengan naiknya tingkat suku bunga acuan oleh The Fed (FFR). Saat ini probability kenaikan FFR di bulan Desember 2016 meningkat menjadi 84% dari posisi 80% (sebelumnya market memprediksi probability FFR akan turun ke level 20% jika Trump terpilih jadi Presiden)

Rupiah telah terdepresiasi sebesar 1.45% terhadap US Dollar dan sempat menyentuh level 13,550 (interbank) sejak terpilihnya Trump menjadi Presiden, yang mengakibatkan investor keluar dari Negara-negara emerging markets akibat meningkatnya uncertainty dan naiknya probability kenaikan FFR.