Analisa Forex Hari Ini 21 Oktober 2016

Analisa Forex  Hari Ini - Rapat Dewan Gubernur (RDG) Bank Indonesia (BI) pada 19-20 kemarin memutuskan untuk memangkas tingkat suku bunga acuan (BI seven day reverse repo rate) sebesar 25bps ke level 4,75% dari posisi 5% dengan posisi deposit facility dan lending facility masing-masing dipangkas 25 bps menjadi 4% dan 5,5%. Pemangkasan ini diyakini BI akan semakin memperkuat dan mendorong permintaan domestik termasuk kredit sehingga mendorong momentum pertumbuhan perekonomian domestik.

Gubernur European Central Bank (Mario Draghi) menyatakan bahwa belum ada rencana dari bank sentral untuk menghentikan kebijakan Quantitative Easing (QE), EUR/USD sempat menyentuh level 1.1039 sebelum akhirnya ditutup di level 1.0929 pada perdagangan Kamis (10/20).

Asing mencatat net bought sebesar US$67m (first inflow since Oct5) terhadap Surat Berharga Negara pada perdagangan Rabu dan net bought sebesar US$18,2m terhadap pasar saham domestik pada perdagangan Kamis (10/21).

Rupiah ditutup melemah tipis terhadap US Dollar dengan penutupan pada perdagangan Kamis (10/20) berada pada level 13.008 (interbank) dengan range pergerakan sebesar  20 pips atau melemah 0.02% terhadap perdagangan sebelumnya berdasarkan pasar spot interbank. Hari ini Rupiah di buka di level 13.020 dan di prediksi akan bergerak dengan range pergerakan berkisar antara 12.990 – 13.110 dengan titik support & resistance terdekat berada di level 13.000 &13.050.