Analisa Forex Hari Ini 29 September 2016

Analisa Forex Hari Ini 29 September 2016 - Fed Cleveland, Mester(voter) dan Fed San Fransisco, William(non-voter) memberi sinyal bahwa kenaikkan suku bunga the Fed tidak akan mengancam pemulihan ekonomi AS. Gubernur The Fed kembali memberikan sinyal akan adanya kenaikkan Fed Fund Rate dalam tahun ini dan tidak merubah target inflasi di level 2%.
Analisa Forex Hari Ini 29 September 2016
Analisa Forex Hari Ini 29 September 2016
Minyak mendapatkan sentiment positif dari hasil kesepakatan sementara OPEC untuk memotong poduksi menjadi 32.5-33 juta barel per hari dari sebelumnya di level 33.4 juta barel per hari. Namun kesepakatan resmi baru akan diputuskan nanti tanggal 30 November di Wina. Sentiment positif lainnya datang dari turunnya cadangan minyak AS minggu ke 4 bulan September sebesar 1.88 juta barel jauh dari prediksi pasar yang meyakini adanya kenaikkan cadangan minyak AS sebesar 2.9 juta barel.

Data durable goods order goods order AS yang baru dirilis berhasil mematahkan prediksi pasar yang memprediksi adanya penurunan sebesar 1.4% dari bulan sebelumnya. Hal ini mejadi sinyal positif bagi sektor industri AS mengingat data manufacturing PMI sebelumnya menunjukkan penurunan.
Data retail sales Jepang di bulan September mencatatkan penurunan sebesar 2.1% atau lebih dalam dari bulan sebelumnya yang hanya mengalami penurunan 0.2%. Keputusan BoJ untuk tetap mempertahankan suku bunga belum memberikan efek terhadap peningkatan daya beli masyarakat.

Pada perdagangan rabu(28/9), harga Rupiah di pasar spot ditutup berada di level 12.945, menguat 5 poin dibandingkan harga penutupan hari sebelumnya dengan range pergerakan sebesar 35 poin. Pagi ini, Rupiah Rupiah dibuka di level 12.945 dan diprediksi akan bergerak di range 12.920-12.980.