Analisa Forex Hari Ini 26 September 2016

Analisa Forex Hari Ini 26 September 2016 - Data Indeks Manufacturing PMI bulan September yang baru dirilis mencatatkan penurunan sebesar 0.6 menjadi 51.4, lebih rendah dibandingkan bulan lalu ataupun estimasi pasar. Hal ini menunjukkan perlambatan ekspansi dari sektor manufaktur.
Analisa Forex Hari Ini 26 September 2016
Source Image:Fx Primus
Indeks komposit/gabungan PMI manufaktur dan jasa Euro di bulan September ini menunjukkan pelemahan. Tercatat adanya penurunan sebesar 0.3 menjadi 52.6 dari bulan sebelumnya dan berada dibawah ekspektasi pasar. Dari sisi indeks manufaktur menguat ke 52.6 dari 51.7 namun indeks jasa mengalami penurunan ke 52.1 dari 52.8, seiring dengan adanya penurunan Indeks PMI Services/Jasa Jerman di bulan September mengingat Jerman merupakan penyumbang PMI terbesar dalam Zona Euro.

Menjelang pertemuan negara-negara yang tergabung dalam OPEC dan produsen minyak non-OPEC dalam Forum International Energy di Algeria, Saudi Arabia menawarkan opsi untuk melakukan pemotongan produksi dengan syarat Iran juga menyetujui pembatasan tersebut. Minyak WTI dan Brent langsung mencatatkan kenaikkan masing-masing 0.67% dan 0.76% menjadi $44.78 dan $46.21.

Pemerintah dan DPR telah menyelesaikan pembahasan asumsi makro RAPBN 2017, dimana ditetapkan pertumbuhan ekonomi 5.1% dan defisit anggaran di level 2.41% dari PDB atau lebih kecil dibandingkan yang diajukan oleh pemerintah sebelumnya 2.5%. Dengan kondisi tersebut, Dirjen PPR Robert Pakpahan mengatakan tidak akan melakukan frontloading dan prefunding seagresif tahun 2016.

Berdasarkan survey Bank Indonesia di minggu ketiga September 2016 ini berada di level 0.2% MoM atau 3.05% YoY. Sumber penyumbang inflasi berasal dari komoditas pangan. Namun level inflasi ini masih dalam range pemerintah 3%-5%.

Pada perdagangan jum’at(23/9), harga Rupiah di pasar spot ditutup berada di level 13.077, menguat 8 poin dibandingkan harga penutupan hari sebelumnya dengan range pergerakan sebesar 40 poin. Pagi ini, Rupiah Rupiah dibuka di level 13.070 dan diprediksi akan bergerak di range 13.060-13.120.