Analisa Forex Hari Ini 18 Agustus 2016

Analisa Forex Hari Ini 18 Agustus 2016 - Rupiah di perdagangkan melemah pada perdagangan pagi ini ke level 13,115, Bank Indonesia di prediksi akan melakukan pemangkasan suku bunga acuan ke level 6.25% dari posisi 6.50%  (7-day (reverse) repo rate menjadi 5.0% dari 5.25%). Asing mencatat inflow sebesar US$44.4m terhadap pasar saham domestik pada perdagangan 16 Agustus dengan akumulasi inflow terhadap pasar saham dan surat hutang pemerintah dari posisi awal tahun sebesar US$11b (/16 Agustus).
Analisa Forex Hari Ini 18 Agustus 2016
Analisa Forex Hari Ini 18 Agustus 2016
Kementerian Keuangan mencatat realisasi defisit anggaran hingga 5 Agustus 2016 telah mencapai Rp262,5 triliun atau 2,08 persen terhadap PDB karena rendahnya penerimaan dan tingginya belanja pemerintah. Pencapaian defisit anggaran ini tercatat sudah mencapai 88,5 persen dari target Rp296,7 triliun atau 2,35 persen terhadap PDB.

President of Federal Reserve Bank of New York, William Dudley menyatakan kenaikan suku bunga acuan bulan depan masih mungkin terjadi, Dudley menilai market terlalu meremehkan peluang kenaikan suku bunga acuan Fed dalam waktu dekat.

Rupiah ditutup menguat terhadap US Dollar dengan penutupan pada perdagangan Selasa (08/16) berada pada level 13.095 (interbank) dengan range pergerakan sebesar 15 pips atau menguat 0.11% terhadap perdagangan sebelumnya berdasarkan pasar spot interbank. Hari ini Rupiah di buka di level 13.115 dan di prediksi akan bergerak dengan range pergerakan berkisar antara 13.080 – 13.140 dengan titik support & resistance terdekat berada di level 13.080 &13.165.

“Life is 10 percent what you make it, and 90 percent how you take it”
-Irving Berlin