Analisa Forex Hari Ini 22 Juli 2016

Analisa Forex Hari Ini 22 Juli 2016
Rapat Dewan Gubernur Bank Indonesia pada 20-21 Juli 2016 memutuskan untuk mempertahankan BI Rate di level 6,50%, dengan suku bunga deposit facility sebesar 4,50% dan lending facility sebesar 7,00%. BI menilai stabilitas makroekonomi tetap terjaga, yang terermin dari tingkat inflasi yang terkendali di kisaran 4±1%, defisit transaksi berjalan yang membaik, dan nilai tukar rupiah yang relatif stabil. BI juga menyatakan bahwa perekonomian global diperkirakan tumbuh lebih lambat sejalan dengan meningkatnya ketidakpastian pasca-referendum keluarnya Inggris dari Uni Eropa (Brexit).
Harga minyak WTI kembali terdepresiasi di bawah level $45 per barrel akibat terus meningkatnya pasokan minyak.

US jobless claims untuk minggu lalu rilis di level 253k atau berada di bawah prediksi market yang sebesar 265k atau merupakan level terendah dalam 3 bulan terakhir.

Rupiah ditutup menguat terhadap US Dollar dengan penutupan pada perdagangan Kamis (07/21) berada pada level 13.100 (interbank) dengan range pergerakan sebesar 30 pips atau menguat 0.07% terhadap perdagangan sebelumnya berdasarkan pasar spot interbank. Hari ini Rupiah di buka di level 13.100 dan di prediksi akan bergerak dengan range pergerakan berkisar antara 13.060 – 13.160 dengan titik support & resistance terdekat berada di level 13.030&13.210.